We're just visitors

At the end of the game, the King and the Pawn goes into the same box

Sahih Bukhari Kitab Tauhid Bab Firman Allah Ta`ala { Kepada ApaYang Aku Telah Jadikan Dengan Dua Tanganku }, Bab Sabda Nabi S.A.W: “Tidak Ada Orang Lebih Cemburu Daripada Allah.” January 19, 2013

بَاب قَوْلِ اللَّهِ تَعَالَى { لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ }

Bab Firman Allah Ta`ala { Kepada ApaYang Aku Telah Jadikan Dengan Dua Tanganku }

6861 – حَدَّثَنِي مُعَاذُ بْنُ فَضَالَةَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَجْمَعُ اللَّهُ الْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَذَلِكَ فَيَقُولُونَ لَوْ اسْتَشْفَعْنَا إِلَى رَبِّنَا حَتَّى يُرِيحَنَا مِنْ مَكَانِنَا هَذَا فَيَأْتُونَ آدَمَ فَيَقُولُونَ يَا آدَمُ أَمَا تَرَى النَّاسَ خَلَقَكَ اللَّهُ بِيَدِهِ وَأَسْجَدَ لَكَ مَلَائِكَتَهُ وَعَلَّمَكَ أَسْمَاءَ كُلِّ شَيْءٍ اشْفَعْ لَنَا إِلَى رَبِّنَا حَتَّى يُرِيحَنَا مِنْ مَكَانِنَا هَذَا فَيَقُولُ لَسْتُ هُنَاكَ وَيَذْكُرُ لَهُمْ خَطِيئَتَهُ الَّتِي أَصَابَهَا وَلَكِنْ ائْتُوا نُوحًا فَإِنَّهُ أَوَّلُ رَسُولٍ بَعَثَهُ اللَّهُ إِلَى أَهْلِ الْأَرْضِ فَيَأْتُونَ نُوحًا فَيَقُولُ لَسْتُ هُنَاكُمْ وَيَذْكُرُ خَطِيئَتَهُ الَّتِي أَصَابَ وَلَكِنْ ائْتُوا إِبْرَاهِيمَ خَلِيلَ الرَّحْمَنِ فَيَأْتُونَ إِبْرَاهِيمَ فَيَقُولُ لَسْتُ هُنَاكُمْ وَيَذْكُرُ لَهُمْ خَطَايَاهُ الَّتِي أَصَابَهَا وَلَكِنْ ائْتُوا مُوسَى عَبْدًا آتَاهُ اللَّهُ التَّوْرَاةَ وَكَلَّمَهُ تَكْلِيمًا فَيَأْتُونَ مُوسَى فَيَقُولُ لَسْتُ هُنَاكُمْ وَيَذْكُرُ لَهُمْ خَطِيئَتَهُ الَّتِي أَصَابَ وَلَكِنْ ائْتُوا عِيسَى عَبْدَ اللَّهِ وَرَسُولَهُ وَكَلِمَتَهُ وَرُوحَهُ فَيَأْتُونَ عِيسَى فَيَقُولُ لَسْتُ هُنَاكُمْ وَلَكِنْ ائْتُوا مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَبْدًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبهِ وَمَا تَأَخَّرَ فَيَأْتُونِي فَأَنْطَلِقُ فَأَسْتَأْذِنُ عَلَى رَبِّي فَيُؤْذَنُ لِي عَلَيْهِ فَإِذَا رَأَيْتُ رَبِّي وَقَعْتُ لَهُ سَاجِدًا فَيَدَعُنِي مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَدَعَنِي ثُمَّ يُقَالُ لِي ارْفَعْ مُحَمَّدُ وَقُلْ يُسْمَعْ وَسَلْ تُعْطَهْ وَاشْفَعْ تُشَفَّعْ فَأَحْمَدُ رَبِّي بِمَحَامِدَ عَلَّمَنِيهَا ثُمَّ أَشْفَعُ فَيَحُدُّ لِي حَدًّا فَأُدْخِلُهُمْ الْجَنَّةَ ثُمَّ أَرْجِعُ فَإِذَا رَأَيْتُ رَبِّي وَقَعْتُ سَاجِدًا فَيَدَعُنِي مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَدَعَنِي ثُمَّ يُقَالُ ارْفَعْ مُحَمَّدُ وَقُلْ يُسْمَعْ وَسَلْ تُعْطَهْ وَاشْفَعْ تُشَفَّعْ فَأَحْمَدُ رَبِّي بِمَحَامِدَ عَلَّمَنِيهَا رَبِّي ثُمَّ أَشْفَعُ فَيَحُدُّ لِي حَدًّا فَأُدْخِلُهُمْ الْجَنَّةَ ثُمَّ أَرْجِعُ فَإِذَا رَأَيْتُ رَبِّي وَقَعْتُ سَاجِدًا فَيَدَعُنِي مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَدَعَنِي ثُمَّ يُقَالُ ارْفَعْ مُحَمَّدُ قُلْ يُسْمَعْ وَسَلْ تُعْطَهْ وَاشْفَعْ تُشَفَّعْ فَأَحْمَدُ رَبِّي بِمَحَامِدَ عَلَّمَنِيهَا ثُمَّ أَشْفَعْ فَيَحُدُّ لِي حَدًّا فَأُدْخِلُهُمْ الْجَنَّةَ ثُمَّ أَرْجِعُ فَأَقُولُ يَا رَبِّ مَا بَقِيَ فِي النَّارِ إِلَّا مَنْ حَبَسَهُ الْقُرْآنُ وَوَجَبَ عَلَيْهِ الْخُلُودُ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ مِنْ النَّارِ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَكَانَ فِي قَلْبِهِ مِنْ الْخَيْرِ مَا يَزِنُ شَعِيرَةً ثُمَّ يَخْرُجُ مِنْ النَّارِ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَكَانَ فِي قَلْبِهِ مِنْ الْخَيْرِ مَا يَزِنُ بُرَّةً ثُمَّ يَخْرُجُ مِنْ النَّارِ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَكَانَ فِي قَلْبِهِ مَا يَزِنُ مِنْ الْخَيْرِ ذَرَّةً

6861. Telah menceritakan kepadaku Mu’adz bin Fadlalah telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Qatadah dari Anas bahwa nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Pada hari kiamat Allah mengumpulkan orang-orang mukmin, lalu mereka berkata, ‘Tidak sebaiknyakah kita meminta syafaat kepada Rabb kita sehingga Dia bisa menjadikan kita merasa aman dari tempat kita sekarang ini? ‘ akhirnya mereka datangi Adam dan mereka sampaikan, ‘Wahai Adam, bukankah engkau tahu bahwa Allah menciptamu dengan tangan-Nya dan Ia jadikan para malaikat tunduk sujud kepadamu, dan mengajarimu nama-nama segala sesuatu, maka mintailah syafaat Tuhan kami untuk kami sehingga Dia bisa memberi kenyamanan kami dari tempat kami sekarang ini! ‘ Adam hanya menjawab, ‘Aku tidak berhak di sini.’ Dan Adam menceritakan kesalahan yang pernah dilakukannya kepada mereka seraya berkata, ‘Coba kalian datangi Nuh sebab ia adalah rasul pertama-tama yang Allah utus ke penduduk bumi.’ Mereka pun mendatangi Nuh, namun Nuh menjawab, ‘Saya tak berhak menolong kalian di sini’, sambil Nuh menceritakan kesalahan yang pernah dilakukannya, ‘namun coba datangilah Ibrahim yang ia adalah khalilurrahman (kekasih Allah Arrahman).’ Lantas mereka pun mendatangi Ibrahim. Hanya Ibrahim menjawab, ‘Maaf, di sini saya tak berhak menolong kalian.’ Lantas Ibrahim menyebutkan kesalahan yang pernah dilakukannya seraya ia katakan, ‘Coba datangilah Musa, seorang hamba yang Allah telah memberinya Taurat dan Dia mengajaknya bicara.’ Mereka pun mendatangi Musa, hanya Musa berkata, ‘Maaf, di sini saya tak berhak menolong kalian, ‘ lalu ia menceritakan kesalahan yang pernah dilakukannya, ‘namun datangilah Isa, hamba Allah dan rasul-Nya, kalimah-Nya dan ruh-Nya.’ Lantas mereka mendatangi Isa.’ Hanya Isa menjawab, ‘Maaf, di sini saya tak berhak menolong kalian, namun cobalah kalian datangi Muhammad Shallallahu’alaihiwasallam, seorang hamba yang telah diampuni dosanya baik yang terdahulu maupun yang akan datang.’ Lantas orang-orang pun mendatangiku. Aku berusaha mendatangi dan meminta ijin Tuhanku sehingga aku diijinkan. Dan jika kulihat Tuhanku, aku tersungkur sujud. Lantas Allah membiarkanku sekehendak Allah membiarkanku. Tiba-tiba ada suara memanggil-manggil, ‘Angkatlah kepalamu hai Muhammad, katakanlah, perkataanmu didengar, mintalah, engkau diberi, ajukanlah syafaat engkau akan diberi! Aku pun memuji Tuhanku dengan pujian yang diajarkan Tuhanku kepadaku tentangnya, kemudian aku memberi syafaat. Aku pun memberi syafaat, lantas Dia memberiku batasan yang aku kemudian memasukkan mereka ke dalam surga. Aku kemudian kembali, dan jika kulihat Tuhanku, aku tersungkur sujud dan Allah membiarkanku sekehendak-Nya. Lantas ada suara, ‘Angkatlah kepalamu hai Muhammad, katakanlah, engkau didengar, mintalah, engkau pasti diberi, mintalah syafaat, engkau musti diberi syafaat.’ Maka aku memuji Tuhanku dengan pujian yang telah diajarkan Tuhanku kepadaku tentangnya. Lantas aku memberi syafaat. Dan Dia memberiku batasan yang aku kemudian memasukkan mereka ke dalam surga. Aku kembali dan kuutarakan kepada Tuhanku, ‘Ya Tuhanku, tidak tersisa dalam neraka selain yang ditahan oleh Alquran dan wajib kekal di dalamnya’.” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kemudian bersabda: “Akan dikeluarkan dari neraka siapa saja yang mengucapkan laa-ilaaha-illallah dan dalam hatinya mempunyai kebaikan seberat sebiji gandum, kemudian akan keluar dari neraka siapa saja yang mengucapkan laa-ilaaha-illallah dan dalam hatinya terdapat kebaikan seberat biji tepung, dan akan keluar dari neraka siapa saja yang mengucapkan laa-ilaaha illallah sedang dalam hatinya terdapat kebaikan seberat biji atom.”

– Dalam hadis ini, manusia akan meminta tolong kepada Nabi Adam untuk berdoa kepada Allah kerana mereka kata Allah telah menjadikan Adam dengan TanganNya. Maka dalam hadis pun ada digunakan kata yang mengatakan Allah mempunyai ‘tangan’.

Untuk kita mendapat syafaat dari Allah, mestilah ada keimanan dalam diri. Kalau setakat mengucapkan syahadah sahaja tanpa iman, kita tak boleh dapat syafaat itu.

6862 – حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ حَدَّثَنَا أَبُو الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَدُ اللَّهِ مَلْأَى لَا يَغِيضُهَا نَفَقَةٌ سَحَّاءُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَقَالَ أَرَأَيْتُمْ مَا أَنْفَقَ مُنْذُ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ فَإِنَّهُ لَمْ يَغِضْ مَا فِي يَدِهِ وَقَالَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ وَبِيَدِهِ الْأُخْرَى الْمِيزَانُ يَخْفِضُ وَيَرْفَعُ

6862. Telah menceritakan kepada kami Abul Yaman Telah mengabarkan kepada kami Syu’aib telah menceritakan kepada kami Abuz Zinad dari Al A’raj dari Abu Hurairah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tangan Allah penuh, perbelanjaan tidak mengeringkannya, mencurah-curah rezekiNya, malam dan siang.” Beliau bersabda lagi: “Tidakkah kalian melihat apa yang dibelanjakan-Nya semenjak Dia mencipta langit dan bumi, sesungguhnya tidak kering sedikit pun apa yang di tangan-Nya?” Beliau bersabda lagi: “Arsy- Nya di atas air, dan tangan-Nya yang satu lagi memegang neraca, yang terkadang Ia rendahkan atau Ia tinggikan.”

– Sekali lagi hadis yang mengatakan Allah mempunyai tangan. Tangan yang sesuai untuk DiriNya.

Allah meninggi dan merendahkan rezeki kepada manusia. Ada yang dapat banyak dan ada yang dapat sedikit. Ada hadis lain yang mengatakan bahawa kalau manusia mengurniakan rezeki yang terlalu besar kepada manusia, ada yang akan jadi derhaka.

6863 – حَدَّثَنَا مُقَدَّمُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنِي عَمِّي الْقَاسِمُ بْنُ يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ اللَّهَ يَقْبِضُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْأَرْضَ وَتَكُونُ السَّمَوَاتُ بِيَمِينِهِ ثُمَّ يَقُولُ أَنَا الْمَلِكُ رَوَاهُ سَعِيدٌ عَنْ مَالِكٍ وَقَالَ عُمَرُ بْنُ حَمْزَةَ سَمِعْتُ سَالِمًا سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَذَا وَقَالَ أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْبِضُ اللَّهُ الْأَرْضَ

6863. Telah menceritakan kepada kami Muqaddam bin Muhammad bin Yahya berkata, telah menceritakan kepadaku pamanku Alqasim bin Yahya dari Ubaidullah dari Nafi’ dari Ibn Umar radliyallahu’anhuma, dari Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam, beliau bersabda: “Pada hari kiamat Allah menggenggam bumi dan melipat langit dengan tangan kanan-Nya, lantas Allah berfirman ‘Aku lah Raja sebenarnya’.” Sa’id meriwayatkannya dari Malik dan Umar bin Hamzah berkata, ‘Aku mendengar Salim aku mendengar Ibn Umar dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dengan hadis ini.” Dan Abul Yaman berkata, telah mengabarkan kepada kami Syu’aib dari Azzuhri telah mengabarkan kepadaku Abu Salamah bahwa Abu Hurairah berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah menggenggam bumi.”

Pertama, hadis ini menceritakan bahawa pada hari kiamat nanti semua ini Allah punya. Tiada ada makhluk yang lain akan boleh mengaku.

Keduanya, Allah menceritakan tentang Dia akan melipat langit kerana nak menamatkan peranan langit dan bumi.

6864 – حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ سَمِعَ يَحْيَى بْنَ سَعِيدٍ عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنِي مَنْصُورٌ وَسُلَيْمَانُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَبِيدَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ يَهُودِيًّا جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ إِنَّ اللَّهَ يُمْسِكُ السَّمَوَاتِ عَلَى إِصْبَعٍ وَالْأَرَضِينَ عَلَى إِصْبَعٍ وَالْجِبَالَ عَلَى إِصْبَعٍ وَالشَّجَرَ عَلَى إِصْبَعٍ وَالْخَلَائِقَ عَلَى إِصْبَعٍ ثُمَّ يَقُولُ أَنَا الْمَلِكُ فَضَحِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى بَدَتْ نَوَاجِذُهُ ثُمَّ قَرَأَ { وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ } قَالَ يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ وَزَادَ فِيهِ فُضَيْلُ بْنُ عِيَاضٍ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَبِيدَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ فَضَحِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَعَجُّبًا وَتَصْدِيقًا لَهُ

6864. Telah menceritakan kepada kami Musaddad ia mendengar Yahya bin Sa’id dari Sufyan telah menceritakan kepadaku Manshur dan Sulaiman dari Ibrahim dari ‘Abidah dari Abdullah, bahwa seorang Yahudi menemui nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata ‘Hai Muhammad, sesungguhnya Allah memegang langit di atas satu jari, dan seluruh bumi diatas satu jari, dan seluruh gunung dengan satu jari, dan semua pohon hanya dengan satu jari, dan seluruh makhluk yang ada hanya dengan satu jari, kemudian Allah berfirman: ‘Akulah Raja sebenarnya.’ Maka Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam pun tertawa hingga kelihatan gigi gerahamnya, kemudian beliau membaca ayat: ‘(Dan mereka tidak menghargai Allah dengan yang semestinya) ‘ (QS.Azzumar 67). Yahya bin Sa’id berkata, “Dan Fudlail bin Ziyad di dalam hadis tersebut menambahkan, dari Manshur dari Ibrahim dari Abidah dari Abdullah lantas Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam takjub seraya membenarkannya.”

– Nampak seperi Nabi terpesona dengan kata-kata Yahudi itu kerana menunjukkan kebenaran. Dia dikatakan terpesona kerana dalam kitab-kitab Yahudi sudah banyak yang telah diubah, ada lagi kebenaran di dalam kitab mereka. Begitulah pendapat yang pertama. Mereka cuba menjelaskan kenapakah Nabi tertawa sampai nampak gigi gerahamnya. Nabi ada tersenyum, ada juga ketawa, tapi kalau dah sampai gigi geraham yang dibelakang itu, maknanya Nabi ketawa terbahak-bahak.

Pendapat kedua: Yang kata Nabi membenarkan perkataan lelaki Yahudi itu tidak semestinya benar. Cerita Yahudi tidak semestinya benar. Kerana kitab mereka telah banyak diubah. Dan mereka memang suka menipu. Ayat ‘lantas Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam takjub seraya membenarkannya’ itu adalah pendapat perawi sahaja. Sebab itu bukan kata-kata Nabi. Nabi tidak menjelaskan kenapa baginda tertawa. Sebab bukan semua perawi masukkan kata Nabi yang membenarkan yahudi itu. Ada yang hanya meletakkan setakat Nabi tertawa sahaja. Mereka kata Nabi gelak itu adalah kerana terpesona dengan kesilapan mereka. Sebab tidak benar apa yang dikatakan oleh Yahudi itu. Yahudi itu mengatakan yang Allah memegang langit dengan satu jari, seluruh bumi dengan satu jari lagi dan seterusnya. Kata itu seperti mengatakan bahawa Allah susah nak jaga alam ini. Dan begitulah pendapat mereka. Sebab itulah mereka kata Tuhan kena berehat pada hari Sabtu. Padahal, sebenarnya Allah tidak susah menjaga alam ini. Amat mudah kepada Allah.

Kenapa Nabi membacakan ayat itu? Iaitu ayat:  ‘(Dan mereka tidak menghargai Allah dengan yang semestinya) ‘ (QS.Azzumar 67). Ayat ini menunjukkan orang-orang Yahudi tidak kenal Allah. Tidak tahu kuasa Allah. Mereka ingat Allah penat sampai kena berehat lepas buat dunia. Mereka tidak mengagungkan Tuhan dengan sewajarnya.

6865 – حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ سَمِعْتُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ سَمِعْتُ عَلْقَمَةَ يَقُولُ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ فَقَالَ يَا أَبَا الْقَاسِمِ إِنَّ اللَّهَ يُمْسِكُ السَّمَوَاتِ عَلَى إِصْبَعٍ وَالْأَرَضِينَ عَلَى إِصْبَعٍ وَالشَّجَرَ وَالثَّرَى عَلَى إِصْبَعٍ وَالْخَلَائِقَ عَلَى إِصْبَعٍ ثُمَّ يَقُولُ أَنَا الْمَلِكُ أَنَا الْمَلِكُ فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ضَحِكَ حَتَّى بَدَتْ نَوَاجِذُهُ ثُمَّ قَرَأَ { وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ }

6865. Telah menceritakan kepada kami Umar bin Hafs bin Ghiyats telah menceritakan kepada kami Ayahku telah menceritakan kepada kami Al A’masy aku mendengar Ibrahim berkata, Aku mendengar Alqamah berkata, Abdullah berkata, “Seorang laki-laki ahli kitab menemui nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Abul qasim, sesungguhnya Allah memegang langit hanya dengan satu jari, bumi dengan satu jari, semua pohon hanya dengan satu jari, semua bintang hanya dengan satu jari, seluruh makhluk hanya dengan satu jari, lalu Allah berfirman: ‘Akulah raja sebenarnya, akulah raja sebenarnya’. Dan kulihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tertawa hingga kelihatan gigi gerahamnya, lantas beliau membaca ayat: ‘(Dan mereka tidak menghargai Allah dengan yang semestinya) ‘ (QS.Azzumar 67).

Dalam hadis ini, kita boleh lihat bahawa perawi dalam hadis ini tidak menceritakan bahawa Nabi membenarkan apa yang dikatakan oleh orang Yahudi itu. Tidak seperti hadis yang sebelumnya.

بَاب قَوْلِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا شَخْصَ أَغْيَرُ مِنْ اللَّهِ

Bab Sabda Nabi S.A.W: “Tidak Ada Orang Lebih Cemburu Daripada Allah.”

Allah pun cemburu juga. Tapi tidak sama dengan cemburu manusia.

6866 – حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ التَّبُوذَكِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ عَنْ وَرَّادٍ كَاتِبِ الْمُغِيرَةِ عَنْ الْمُغِيرَةِ قَالَ :قَالَ سَعْدُ بْنُ عُبَادَةَ لَوْ رَأَيْتُ رَجُلًا مَعَ امْرَأَتِي لَضَرَبْتُهُ بِالسَّيْفِ غَيْرَ مُصْفَحٍ فَبَلَغَ ذَلِكَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَتَعْجَبُونَ مِنْ غَيْرَةِ سَعْدٍ وَاللَّهِ لَأَنَا أَغْيَرُ مِنْهُ وَاللَّهُ أَغْيَرُ مِنِّي وَمِنْ أَجْلِ غَيْرَةِ اللَّهِ حَرَّمَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَلَا أَحَدَ أَحَبُّ إِلَيْهِ الْعُذْرُ مِنْ اللَّهِ وَمِنْ أَجْلِ ذَلِكَ بَعَثَ الْمُبَشِّرِينَ وَالْمُنْذِرِينَ وَلَا أَحَدَ أَحَبُّ إِلَيْهِ الْمِدْحَةُ مِنْ اللَّهِ وَمِنْ أَجْلِ ذَلِكَ وَعَدَ اللَّهُ الْجَنَّةَ

6866. Telah menceritakan kepada kami Musa bin Ismail At Tabudzaki telah menceritakan kepada kami Abu ‘Awanah telah menceritakan kepada kami Abdul Malik dari Warrad juru tulis Mughira, dari Mughirah berkata, “Sa’d bin Ubadah berkata, “Kalaulah kulihat seorang laki-laki bersama isteriku (melakukan perbuatan jahat dengan isteriku), niscaya aku penggal dia dengan pedang di bagian mata pedangnya, bukan dengan pinggirnya.” (Maksudnya tidak tetak main-main). Berita ini kemudian terdengar oleh Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam, beliau bersabda: “Adakah kalian merasa hairan dengan kecemburuan Sa’d? Demi Allah, sungguh aku lebih cemburu daripada dia, dan Allah lebih cemburu daripada aku, dan karena kecemburuan Allah itulah Allah mengharamkan segala perkara yang keji, baik yang nampak maupun yang tersembunyi, dan tidak ada seorangpun yang lebih suka kepada alasan/penyesalan/taubat daripada Allah, karena itulah Allah mengutus para rasul sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan tak ada seorang pun yang lebih menyukai pujian daripada Allah, karena itulah Allah menjanjikan surga.”

Maknanya Sa’d bin Ubadah akan betul-betul akan menetak orang yang buat hal dengan isterinya. Ini bukan marah main-main ni. Memang dia kalau nampak begitu, dia akan cemburu betul. Dan dia akan lakukan sesuatu kepada lelaki yang sebegitu.

Sifat Allah tidak serupa dengan sifat manusia. Allah tidak suka perbuatan tidak molek. Kalau orang pun, kalau dia cemburu dia akan melakukan sesuatu untuk menghalang. Begitu juga Allah. Allah akan menghalang manusia dengan melarang manusia dari melakukan benda haram.

Allah suka manusia yang bertaubat. Banyak kali bertaubat pun tak kisah.

Allah suka alasan yang diberikan. Iaitu hujah. Dia akan terima kalau ada alasan.

Allah buat semua perkara dengan sempurna supaya Dia dipuji. Kerana dia suka dipuji.

بَاب { قُلْ أَيُّ شَيْءٍ أَكْبَرُ شَهَادَةً قُلْ اللَّهُ }

Bab { Katakanlah (Wahai Muhammad): “Apakah Sesuatu Yang Lebih Besar Persaksiannya?” (Bagi Menjawabnya) Katakanlah: “Allah Menjadi Saksi }

Allah itu adalah juga ‘sesuatu’. Kerana Allah sendiri menyebutnya dalam Quran. Bukan ‘benda’. Ini menunjukkan sifat wujudNya.

فَسَمَّى اللَّهُ تَعَالَى نَفْسَهُ شَيْئًا وَسَمَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُرْآنَ شَيْئًا وَهُوَ صِفَةٌ مِنْ صِفَاتِ اللَّهِ وَقَالَ { كُلُّ شَيْءٍ هَالِكٌ إِلَّا وَجْهَهُ }

Allah telah menamakan DiriNya sebagai sesuatu; Nabi SAW telah menyebut Quran sebagai sesuatu padalah ia adalah salah satu sifat Allah; Dan Allah berfirman: Segala sesuatu binasa kecuali wajahNya.

– Apabila Allah kata segala sesuatu akan binasa kecuali wajahNya, maka itu menunjukkan bahawa Allah pun termasuk dalam ‘sesuatu’ itu.

6867 – حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِرَجُلٍ أَمَعَكَ مِنْ الْقُرْآنِ شَيْءٌ قَالَ نَعَمْ سُورَةُ كَذَا وَسُورَةُ كَذَا لِسُوَرٍ سَمَّاهَا

6867. Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf Telah mengabarkan kepada kami Malik dari Abu Hazim dari Sahal bin Sa’d berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bertanya kepada seseorang: ‘Adakah sesuatu dari alQuran padamu? ‘ Ia menjawab, ‘Ada, yaitu surat sekian, sekian, ‘ dan orang itu menyebut nama beberapa surah”

– Nabi mengatakan bahawa ayat-ayat dalam Quran itu ‘sesuatu’. Padahal Quran itu adalah salah satu sifat Allah. Iaitu ianya adalah kalam Allah.

Hadis ini adalah kisah seorang sahabah perempuan yang menawarkan dirinya kepada Nabi. Nabi macam taknak maka ada sahabat yang menawarkan dirinya. Nabi suruh sahabat itu cari cincin besi pun dia tiada. Maka itulah Nabi tanya dia ada hafal ayat Quran tak. Maka dia sebutkan mana surah yang dia hafal. Maka itulah yang dijadikan mahar.

Kuliah Maulana Asri

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s